Mengirim barang ke Jepang saat libur Idul Fitri tetap bisa dilakukan, tetapi membutuhkan persiapan yang lebih matang. Periode ini identik dengan peningkatan volume pengiriman dan penyesuaian jam operasional. Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan. Kirim lebih awal dari jadwal kebutuhan. Jangan menunggu mendekati hari raya. Semakin dekat dengan puncak libur, semakin besar risiko antrean di gudang dan keterlambatan keberangkatan kargo. Cek jadwal operasional ekspedisi. Pastikan Anda mengetahui tanggal terakhir penerimaan barang sebelum cuti bersama dan kapan layanan kembali normal. Informasi ini penting agar tidak salah perhitungan waktu. Lengkapi dokumen dengan benar. Untuk pengiriman internasional, invoice, daftar isi barang, dan data penerima harus jelas. Kesalahan kecil pada penulisan alamat atau deskripsi barang dapat memperlambat proses, terutama saat jumlah petugas terbatas karena libur. Pilih jalur pengiriman barang ke Jepang sesuai kebutuhan. Jika barang harus cep...
Mengirim barang pribadi dari Indonesia ke Jepang sering dianggap rumit karena perbedaan aturan, jarak yang jauh, serta kekhawatiran soal keamanan barang. Padahal, dengan pemahaman yang tepat, proses ini bisa dilakukan dengan lebih tenang dan terencana. Banyak orang mengirim barang pribadi ke Jepang untuk keperluan pindahan, kuliah, bekerja, atau sekadar mengirim barang milik keluarga. Barang pribadi yang dikirim umumnya berupa pakaian, buku, peralatan rumah tangga kecil, perlengkapan ibadah, atau barang kenangan. Selama barang tersebut bukan barang terlarang dan jumlahnya masih wajar untuk penggunaan pribadi, proses pengirimannya relatif aman. Penting untuk memastikan bahwa barang yang dikirim tidak termasuk kategori yang dibatasi oleh peraturan Jepang, seperti produk tertentu berbahan hewani, makanan segar, atau barang dengan kandungan berbahaya. Persiapan menjadi kunci utama agar pengiriman berjalan lancar. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mendata isi paket secara rinci...