Batu akik adalah salah satu jenis bebatuan permata yang dapat ditemukan di Indonesia, Iran, dan Turki. Jenis bebatuan yang satu ini seringkali dijadikan sebagai hiasan tubuh dan dibentuk menjadi aksesoris-aksesoris yang menarik seperti cincin dan liontin. Bahkan, saat ini tengah tren di kalangan masyarakat Indonesia yang mengenakan cincin bermahkotakan batu akik ini sebagai penunjang gaya hidup sehari-hari.
Sebelum dibentuk menjadi suatu perhiasan, batu akik yang mentah harus diproses melalui serangkaian tahapan terlebih dahulu. Pertama-tama, bebatuan tersebut dipotong menjadi beberapa bongkahan kecil dengan ukuran yang sesuai keinginan. Selanjutnya, permukaan batu tersebut lantas dipoles selama beberapa saat agar mengkilap dan bersinar saat tertimpa cahaya. Hal ini akan membuatnya tampak lebih menarik karena terlihat mewah.
Batu akik yang sudah jadi ini berikutnya ditanamkan pada sebuah rangka cincin yang telah disiapkan. Perlu ketelitian dan ketelatenan yang tinggi agar batu akik menempel sempurna dan kuat pada kerangka tersebut. Di Indonesia, perhiasan cincin batu akik ini biasa dikenakan oleh semua orang, baik pria maupun wanita.
Tahukah anda, batu akik juga mempunyai nilai historis tersendiri dalam agama islam. Hal ini tidak lain karena Nabi Muhammad SAW sering mengenakan cincin perak bermatakan batu akik pada tangan kanannya. Hanya saja, tujuan Rasulullah memakai cincin tersebut bukanlah untuk memperindah tubuh semata, melainkan digunakan sebagai stempel surat.
Terdapat banyak sekali jenis-jenis batu akik yang ada di Indonesia. Beberapa batu yang paling diburu oleh para kolektor di antaranya batu mirah delima, batu kecubung, batu giok, batu amber, dan batu intan. Tak ketinggalan batu onix hitam, batu zamrud, dan batu pirus juga mampu memikat hati penggemarnya tersendiri.
Komentar
Posting Komentar