Batu akik adalah batu yang sangat indah. Jenis batu ini memiliki bermacam-macam warna dengan karakteristiknya tersendiri. Ada batu akik yang berkelir merah, hitam, ungu, jingga, putih, biru, cokelat, dan sebagainya. Tak sedikit pula batu akik yang dihiasi paduan warna-warna tertentu dalam setiap kepingnya.
Batu Akik
Keberadaan batu akik di Indonesia tidak terlepas dari mitos akan khasiat yang dikandungnya. Yap, tidak sedikit para penghobi batu akik yang mempercayai jika batu ini mempunyai tuah-tuah tertentu. Setiap warna yang muncul di permukaan batu sering diidentikkan dengan suatu khasiat yang dasyat.
Warna Jingga
Batu akik berwarna jingga diyakini dapat memperkuat cakra kedua yang terletak di bawah pusar. Cakra ini sering diidentikkan dengan semangat dan imajinasi. Oleh karena itu, khasiat dari batu akik yang berkelir jingga adalah dapat memperkuat vitalitas tubuh dan menumbuhkan rasa kreatifitas. Hampir semua jenis batu-batu akik dihiasi warna jingga di permukaannya.
Warna Kuning Keemasan
Batu akik berwarna kuning keemasan diklaim dapat mempengaruhi cakra ketiga yang berhubunga dengan semangat tubuh. Cakra ini berlokasi di sekitar titik pusar. Konon, pemakaian batu akik berkelir kuning keemasan dapat memperkuat energi, termasuk pesona diri dan vitalitas. Batu ini bisa ditemukan dalam bentuk batu topaz, batu citrin, dan batu mata kucing.
Warna Hijau
Batu akik yang memiliki warna hijau sering dikaitkan dengan cakra keempat yang berada di dada. Cakra ini berhubungan erat dengan emosi seseorang. Itu sebabnya, banyak yang mempercayai kalau batu akik berwarna hijau bisa memunculkan perasaan kasih sayang, memperkuat jantung, meningkatkan kinerja otot, dan menetralisir emosi negatif. Warna batu ini bisa dijumpai berupa batu zamrud, batu turmalin, batu bacan, dan batu giok.
Warna Pink
Selain warna hijau, cakra keempat juga disebut berhubungan erat dengan batu berwarna pink. Batu ini dapat menumbuhkan emosi yang bersifat lembut, serta berhubungan dengan cinta dan kasih sayang. Batu akik berkelir pink juga diyakini sanggup melahirkan perasaan yang damai, tenteram, dan penuh kehangatan. Contoh-contoh batu berwarna pink antara lain batu boralt, batu garnit, batu turmalin, dan batu kuarsa rose.
Warna Biru Muda
Batu akik yang mempunyai warna biru muda dipercaya dapat membuka cakra kelima yang bertempat di tenggorokan, di mana cakra ini biasa diidentikkan dengan suara seseorang. Oleh karena itu, muncul kepercayaan jika batu akik yang berwarna biru muda mampu menghasilkan suara yang merdu dan membuat seseorang bisa bersuara lebih bijaksana. Selain itu, batu ini juga diyakini bisa menjaga kesehatan bagian tenggorokan, kerongkongan, leher, dan bahu. Batu berkelir biru muda bisa dijumpai dalam bentuk batu aquamarin, batu pirus, batu topaz, dan batu malasit.
Warna Biru Tua
Warna biru tua yang dimiliki suatu batu akik dinilai berkaitan dengan cakra keenam. Cakra ini terletak di kening dan mempengaruhi kecerdasan seseorang. Itulah kenapa batu akik berwarna biru tua diklaim bisa meningkatkan kepandaian, memperkuat daya ingat, dan menumbuhkan kepekaan spiritual. Dari segi medis, batu ini diyakini bisa menjaga kesehatan mata dan telinga. Batu safir, batu lazuli, dan batu turmalin adalah contoh-contoh batu akik yang mempunyai warna biru tua.
Warna Ungu
Batu akik berkelir ungu dianggap bisa mempengaruhi cakra ketujuh yang berada di kepala. Cakra ketujuh ini sering diidentikkan dengan kemampuan seseorang. Apabila cakra ini dikuasai dengan baik, maka emosi, kinerja, stamina, dan kebatinannya bisa tetap terkontrol. Selain pada batu kecubung, warna ungu juga bisa dijumpai pada batu-batu akik yang berjenis wulung.
Warna Putih
Menurut kepercayaan yang beredar di masyarakat, batu akik putih berkhasiat sebagai sumber energi tambahan yang terletak di ubun-ubun. Konon, batu berwarna putih ini bisa menghasilkan getaran-getaran tertentu yang dapat menciptakan keharmonisan, meningkatkan kebugaran, dan menjaga kesehatan. Batu-batu akik yang berkelir putih bisa didapatkan berupa batu mutiara, batu berlian, batu kalsit, batu biduri bulan, dan batu kinyang.
Warna Hitam
Berdasarkan mitos, batu akik yang diwarnai hitam sanggup menghasilkan getaran-getaran di telapak kaki. Sehingga batu ini diyakini mampu menghasilkan keuletan, ketabahan, keteguhan, dan ketenangan duniawi. Adapun contoh batu akik berwarna hitam misalnya batu onyx, batu jahanam, dan batu koral.
Komentar
Posting Komentar