Batu akik jasper termasuk ke dalam bebatuan jenis Chalcedony dan bersifat tidak tembus cahaya (opaque). Permukaan batu ini terlihat sangat indah dan sering diolah menjadi perhiasan-perhiasan yang menarik. Dengan tingkat kekerasan berkisar 6-7 dalam skala Mohs, batu ini banyak dicari oleh kalangan batu mania.
Batu Jasper
Batu jasper adalah batu kalsedon yang terbentuk dari mineral dan sedimen lava vulkanik melalui proses kimiawi dengan pemanasan dari intrusi. Yang menarik, batu ini bersifat tidak tembus cahaya sebagaimana batu-batu kalsedon lainnya. Hal ini disebabkan karena sifat batu ini tidak jauh berbeda dari unsur-unsur yang membentuknya, yaitu SiO2. Karakteristik batu jasper antara lain memiliki berat jenis 2,88-2,89, tingkat kekerasan 6,5 dalam skala Mohs, indeks bias 1,54, dan struktur kristal mikron dalam sistem trigonal.
Ada Bermacam-macam
Secara umum, ada 3 macam batu jasper yang dapat dibedakan menurut warna dan seratnya. Yang pertama adalah batu jasper motif berwarna yang memiliki kelir bervariasi, mulai dari biru, cokelat, hitam, abu-abu, hijau, kuning, putih, sampai krem. Yang kedua adalah batu jasper bloodstone yang dihiasi dengan warna merah pekat layaknya darah. Dan batu jasper yang ketiga adalah batu jasper pancawarna yang mempunyai permukaan bercorak warna-warni.
Sedangkan, menurut area penemuan dan motif yang tampak di permukaannya, batu jasper juga bisa dibagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu :
- Batu jasper nogo sui, memiliki kekhasan pada permukaannya yang berwarna kebiru-biruan atau kehijau-hijauan dan berlapis-lapis. Batu akik yang satu ini banyak ditemukan di Purbalingga, Jawa Tengah.
- Batu jasper pancawarna, mempunyai 5 warna dalam sebongkah batu sekaligus dan sering ditemukan di Sukabumi, Garut, Cianjur, dan Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Batu jasper kulitan, batu yang berkelir cokelat, abu-abu, dan kehitam-hitaman. Biasanya batu ini dapat ditemukan di Kepulauan Bacan, Maluku Utara.
- Batu jasper anggur, memiliki 2 warna atau lebih dan mampu membiaskan cahaya. Batu ini sering dijumpai di kepulauan-kepulauan di Sumatera.
Jawa Barat dan Sulawesi Selatan
Provinsi Jawa Barat selama ini dikenal sebagai kerajaan batu jasper di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari melimpahnya stok batu jasper di Tanah Parahyangan tersebut, tepatnya di desa Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Seakan tak mau kalah, Kabupaten Wajo di Provinsi Sulawesi Selatan juga mempunyai batu jasper yang sangat khas dengan penampilan mirip seperti batu pirus turquoise.
Lukisan Alami
Tak ubahnya batu edong, batu jasper yang berjenis pancawarna pun sering dianggap sebagai lukisan alami. Motif yang terbentuk pada batu ini selalu unik, berbeda-beda, dan terlihat menyerupai goresan tangan. Maka tak heran, batu jasper yang memiliki gambar di permukaannya berharga lebih mahal.
Komentar
Posting Komentar